-
Website
-
Original page
http://jawaban.blogspot.com/2008/09/curhat-tentang-pasar-saham.html -
Subscribe
All Comments -
Community
-
Top Commenters
-
akuhijau
1 comment · 1 points
-
snydez
8 comments · 1 points
-
Meilinda
2 comments · 1 points
-
taraman
1 comment · 1 points
-
genopianist54
1 comment · 1 points
-
-
Popular Threads
-
Missing The Point
2 weeks ago · 1 comment
-
Missing The Point
sering2 dong pak nulis begini, biar kita2 orang yang segen baca artikel berbahasa inggris bisa belajar banyak, hehe... *emang dasar males belajar bahasa inggris*
Aku sebenarnya penasaran lae,seandainya pemerintah gak intervensi, apa kira2 langkah yg diambil free market untuk menanggulangi nya.
pertanyaan kedua, banyak yg bilang ini the best deal untuk pemerintah amerika, karena mereka bisa mendapat bagian besar dari perusahan yg dibailout dengan menggelontorkan duit yang jumlahnya jauh dibawah nilai bagian tsb. Kira2 apa risk yang ditanggung pemerintah us dalam hal ini?
aku baca, dua investment banking gede bakal di convert ke holding company. Apa artinya ini bagi wallstreet? apa dampaknnya kedepan? apa akan lebih konservatif?
Thanks
Terus terang hal ini sudah terlihat dari banyaknya money market yang tidak di reinvest kembali di dalam roda perekonomian. Salah satu investor sepanjang masa, yakni Warren Buffet berusaha menenangkan investor dengan menanamkan uangnya sekitar US$ 5 Billion di Goldman Sachs. Namun hal tersebut nyatanya tidak begitu menghilangkan kegetiran di pasar saham. Semua masih menginkan kemampuan pemerintah untuk bertindak secara komprehensif. Baik secara hukum dan suntikan dana yang dampaknya short term maupun long term. Namun pertanyaannya berapa harga confidence yang harus dibayar? Dan apakah nilai tersebut patut ditanggung sepenuhnya oleh para pembayar pajak di Amerika?
2. Sebetulnya tidak sepenuhnya benar. Karena turunnya harga rumah, dalam kecepatan penuh menyebabkan collateral yang dipakai untuk jual beli mortgage backed securities menjadi sulit untuk ditentukan nilainya. Ini mengakibatkan pemerintah Amerika harus berani menanggung kerugian dari investment buruk yang telah terlanjur dibeli.
Kedua investment banking yang merubah model bisnisnya ini akan menjadi lebih konservatif. Mereka dapat menarik uang dari masyarakat (retail banking) dan mengakibatkan likuidasi mereka lebih bagus, namun pemerintah lebih ketat dalam pelaksanaan regulasi terhadap bank ini.